Epoxy Floor atau Epoxy Lantai, Bagaimana Cara Aplikasinya ?

Aplikasi Epoxy Floor atau Epoxy Lantai

Sebelum mengetahui bagaimana aplikasi epoxy floor atau epoxy lantai, sebaiknya terlebih dahulu mengetahui apa itu aplikasi epoxy floor.

Aplikasi epoxy floor atau epoxy lantai adalah memasang cat epoxy pada lantai yang telah di beton. Cat epoxy adalah cat khusus yang diformulasikan untuk melapisi lantai beton atau bahan material lainnya agar lebih kuat, tidak mudah pecah oleh beban berat, dan lebih bersih. Jika sudah mengering, maka akan terbentuk lapisan tipis dan keras. Lapisan epoxy ini memiliki sifat kedap air dan tahan terhadap bahan kimia. Jika diinginkan lapisan epoxy dapat terlihat glossy atau doff.

Cat epoxy terbuat dari dua komponen yaitu epoxy/resin dan hardener. Kedua bahan tersebut diracik merata untuk dilapisi pada lantai beton. Setelah mengering, epoxy akan menyatu dengan senyawa beton atau bahan material lantai lainnya. Gudang, hotel, apartemen, lahan parkir, rumah tinggal adalah beberapa bangunan yang lantainya disarankan untuk menggunakan epoxy karena banyak memiliki manfaat dan kelebihan.

Selain bangunan tersebut, ruangan seperti laboratorium, ruang studio, ruang keluarga atau ruangan yang mengedepankan kebersihan juga direkomendasikan menggunakan epoxy pada lantainya. Selain lebih bersih dan awet, epoxy memiliki banyak manfaat lainnya. Anda dapat melihat ulasan singkat tentang manfaat epoxy di sini.

20 Tips dan Cara Aplikasi Epoxy Floor atau Epoxy Lantai

Setelah mengetahui apa itu aplikasi epoxy floor atau epoxy lantai, maka selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah bagaimana aplikasi epoxy floor.

epoxy floor atau epoxy lantai, proses pengerjaan epoxy lantai

epoxy lantai workshop

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut ini adalah 20 tips dan cara aplikasi epoxy floor atau epoxy lantai secara umum:

  1. Sebelum dilapisi epoxy, sebaiknya lantai dasar adalah beton yang memiliki kekuatan tekanan minimal 225 kg/cm2. Poin ini disarankan untuk epoxy floor pada gudang atau pabrik. Untuk lantai dasar keramik pastikan terlebih dahulu permukaannya rata dan tidak rusak.
  2. Lantai beton harus kuat menahan beban tanpa terjadi penurunan sedikitpun. Hal ini karena beton lah yang menjadi pondasi awal dan lapisan epoxy nanti akan menyatu dengan senyawa beton.
  3. Umur lantai minimal 28 hari dan tingkat kelembaban tidak lebih dari 80% RH (Relative Humidity) saat akan dilapisi epoxy.
  4. Jika lantai yang akan dilapisi epoxy masih berupa tanah, sangat disarankan dilapisi terlebih dahulu dengan penghalang uap air (water vapour barrier) yang berbentuk lembaran tipis. Lembaran penghalang uap air ini terbuat dari bahan bitumen yang dilapis dengan plastik polythylene.
  5. Saat pengecoran, lantai harus diratakan (leveling) dengan menggunakan peralatan yang memadai seperti jidar, baik jidar manual maupun jidar bergetar (screeder). Selain itu, ketinggiannya juga harus diawasi, dicermati, dan diukur berkala dengan menggunakan peralatan seperti theodolit atau laser. Hal ini bertujuan agar kerataan, kehalusan, dan ketinggian lantai sesuai dengan rencana awal.
  6. Selain rata, permukaan lantai yang akan dilapisi epoxy juga tidak boleh bergelombang dan kasar.
  7. Jika di permukaan lantai terdapat kotoran kering seperti tumpahan semen yang sudah membatu, maka akan dilakukan pengupasan permukaan terlebih dahulu. Pengupasan ini menggunakan alat yang yang memadai seperti alat grit-blasting, waterjetting, blastrac, atau diamondize scrubber.
  8. Jika terdapat kotoran cair berupa minyak atau pasta, gunakan air dan sabun untuk membersihkannya.
  9. Setelah lantai bersih, maka harus dikeringkan terlebih dahulu minimal 2 x 24 jam sebelum dilapisi epoxy. Untuk mempercepat proses pengeringan, gunakan kipas angin atau blower.
    Mulai Pelapisan Epoxy
  10. Jika lantai yang akan dilapisi adalah beton, bersihkan beton dengan menggunakan vacum cleaner. Setelah memenuhi syarat maka beton terlebih dahulu dilapisi dengan epoxy primer. Alatnya bisa menggunakan roller atau disemprot dengan tekanan udara.
  11. Tunggu lapisan epoxy primer mengering dan biarkan kurang lebih selama 12 jam. Hal ini guna memastikan lapisan sudah mengering dengan sempurna. Base Epoxy Coat, Body Coat, Dan Top Coate
  12. Tahapan selanjutnya yang harus dilakukan adalah base epoxy coat, body coat, dan top coate. Setiap tahapan harus di sending dan cleaning.
  13. Saat melakukan tahapan di atas, gunakanlah roller dengan kualitas baik dan bulunya tidak mudah rontok saat digunakan. Jika terdapat  bulu rontok maka harus segara dibersihkan dari lantai.
  14. Untuk hasil maksimal, sebaiknya pelapisan dilakukan dua kali dengan arah bersilangan.
  15.  Jangan lupa untuk memperhatikan kebersihan lantai saat proses pelapisan. Jika terdapat kotoran seperti debu, serangga, atau semut, kotoran harus segar dibuang dan dilapisi kembali.
  16. Selama proses pelapisan, jendela dan pintu harus dibuka, karena jika ruangan tertutup akan membahayakan keselamatan pekerja. Selain itu, saat pengerjaan tidak boleh ada satu orang pun yang merokok.
  17. Setiap kali selesai pelapisan, lantai tidak boleh dilewati oleh orang, gerobak, atau kendaraan hingga 12 jam.
  18. Setelah 12 jam lantai baru boleh dilewati akan tetapi diharuskan menggunakan sandal yang terbuat dari karet atau tidak menggunakan alas kaki karena tidak boleh diinjak oleh bahan yang keras.
  19. Untuk pekerja, saat pelapisan sebaiknya juga menggunakan sandal karet yang lunak.
  20. Gerobak, handpallet, forklit atau kendaraan lain baru boleh melewati lantai setelah 7 hari dari waktu pelapisan terakhir.

Cara Aplikasi Epoxy Floor atau Epoxy Lantai Juga Bergantung Kondisi Lantai

Seiring dengan berkembangnya waktu dan semakin mutakhirnya mesin,  maka dalam proses pengerjaan epoxy lantai tentu akan lebih cepat waktu pengerjaannya. Contohnya saat proses pengeringan, jika menggunakan blower yang besar maka prosesnya bisa lebih cepet. Lalu untuk proses pembersihan lantai beton dengan menggunakan vacuum cleaner yang besar juga akan sangat membantu efisiensi kerja.

Namun, dalam beberapa kondisi biasanya akan ada tips dan tahapan-tahapan kerja tambahan sesuai dengan kondisi yang terdapat di lapangan. Sebagai contoh, jika lantai beton atau keramik rusak maka akan dilakukan proses perbaikan terlebih dahulu sebelum pelapisan.Biasanya akan ada biaya tambahan untuk proses perbaikan ini tergantung besar kerusakannya.

Faktor bahan epoxy yang digunakan juga sangat mempengaruhi hasil dan kualitas dari aplikasi epoxy floor atau epoxy lantai. Oleh sebab itu, Anda di sarankan untuk menggunakan merek cat epoxy yang sudah terpecaya seperti Propan, Sika, atau KIS Epoxy.  KIS Epoxy misalnya selain harganya yang ramah, kualitasnya juga mempu bersainga dengan merek ternama lain dan sudah banyak dipakai oleh perusahaan di Indonesia.

 

jasa epoxy lantai

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Itulah 20 tips dan cara aplikasi epoxy floor atau epoxy lantai. Dengan mengetahui proses ini, Anda akan mudah dalam mengawasi para pekerja saat mengerjakan pelapisan epoxy lantai. Terlebih jika Anda menggunakan aplikator epoxy atau kontraktor epoxy, setidaknya pengetahuan umum ini sangat bermanfaat untuk Anda. Jangan ragu untuk bertanya hal-hal terkait epoxy kepada project manager saat pengerjaannya. Aplikator epoxy yang berpengalaman pasti akan memberi tahu informasi dengan baik kepada Anda.

Jika Anda ingin bertanya seputar cara aplikasi epoxy floor atau epoxy lantai dan butuh jasa pemasangan cat epoxy, silahkan hubungi konsultan kami di 0812 9904 6564 atau email cs@kisepoxy.id. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

5 thoughts on “Epoxy Floor atau Epoxy Lantai, Bagaimana Cara Aplikasinya ?

  1. jasa untuk pengecatan di ruang anteroom dg kedinginan 0Celsius menggunakan cat apa ya ?bisa diberikan biaya jasanya juga?

    Thx,
    Rudy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *